"Presiden adalah otoritas tertinggi negara dan kami menegaskan kembali loyalitas mutlak dan tanpa syarat untuk mendukung presiden," tegas Padrino seperti dimuat
Press TV.
Penegasan itu dibuat di tengah kebuntuan politik yang terjadi antara pemerintah dan parlemen yang dikuasai oleh oposisi. Pihak oposisi diketahui berupaya menggulingkan Maduro dari kursi nomor satu Venezuela dengan berupaya membatasi kekuasaan Maduro.
Pihak oposisi juga diketahui berupaya melakukan sejumlah upaya untuk melengserkan Maduro, di antaranya adalah dengan menggunakan mandat untuk menghapus hakim Mahkamah Agung, menunjuk pejabat penting seperti Jaksa Agung baru dan pengawas keuangan nasional, bahkan menulis ulang konstitusi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: