Buntut Eksekusi Tokoh Syiah, Arab Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Iran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 04 Januari 2016, 10:32 WIB
Buntut Eksekusi Tokoh Syiah, Arab Saudi Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Iran
protes warga iran di depan kedubes saudi/bbc
rmol news logo Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran di tengah perselisihan pelaksanaan hukuman mati dari tokoh ulama Syiah akhir pekan lalu.

Tokoh Syiah yang dimaksud adalah Sheikh Nimr al-Nimr. Ia dan 46 orang lainnya dieksekusi pada Sabtu lalu atas tuduhan penyerangan terkait terorisme.

Menyusul eksekusi tersebut, warga Iran yang geram segera menyerbu gedung Kedutaan Besar Arab Saudi di teheran dan merusak serta membakar sejumlah properti.

Menanggapi serangan tersebut, Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir menyebut bahwa seluruh diplomat Iran diharuskan meninggalkan Arab Saudi dalam kurun waktu 48 jam. Sedangkan diplomat Saudi di Tehera juga segera ditarik.

Kata Jubeir, keputusan tersebut diambil karena Arab Saudi tidak akan membiarkan Iran melemahkan sektor keamananannya.

"Sejarah Iran penuh gangguan negatif dan permusuhan dalam isu-isu Arab, dan selalu disertai dengan perusakan," katanya dalam konferensi pers seperti dimuat BBC (Senin, 4/1).

Hubungan bilateral antara kedua negara diketahui sempat beberapa kali tegang akibat sejumlah isu dalam beberapa dekade terakhir, termasuk terkait program nuklir Iran dan kematian warga Iran pada musim haji pada tahun 1987 dan kembali terjadi pada 2015. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA