Menurut Sekretaris Jenderal OPEC Abdullah al-Badri, sebelum sanksi diterapkan ke Iran, Teheran mengekspor sekitar 2,3 juta barel minyak setiap harinya. Namun setelah sanksi diterapkan, Iran hanya diperbolehkan mengekspor 1 juta barel minyak.
Namun pasca Iran kembali ke perundingan nuklir dengan negara-negara kekuatan dunia, Iran meminta mendapatkan kembali pangsa pasar yang normal.
"Kami sangat senang bahwa sanksi sedang dalam perjalanan untuk menjadi lebih baik bagi Iran. Sekarang kita tidak memiliki negara manapun di bawah sanksi organisasi kami," kata al-Badri di Moskow seperti dimuat
Press TV (Jumat, 31/7).
"Saya pikir kuantitas yang menjadi pertanyaan, saya pikir kelompok kami akan menampung mereka," tambahnya.
Badri mengatakan ia telah menerima permintaan untuk pertemuan luar biasa OPEC sebelum pertemuan dijadwalkan berikutnya pada bulan Desember.
Teheran mengatakan akan meningkatkan produksi 500.000 barel per hari dalam waktu dua bulan dan 1 juta barel per hari pada enam bulan setelah sanksi-sanksi dicabut.
[mel]
BERITA TERKAIT: