Rencana Liburan Raja Salman di Perancis Tuai Kritik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 26 Juli 2015, 12:04 WIB
Rencana Liburan Raja Salman di Perancis Tuai Kritik
raja salman/net
rmol news logo Rencana liburan Raja Salman dari Saudi ke Perancis menuai kritik. Pasalnya, liburan pribadi Raja Salman itu akan menutup kawasan pantai di Riviera Perancis.

Sebagai bentuk protes, lebih dari 100 ribu orang telah menandatangani sebuah petisi yang menentang penutupan pantai.

Petisi itu berisi penegasan bahwa pantai seharusnya bisa digunakan bagi kepentingan bersama.

Rencananya, pihak keamanan setempat akan menutup kawasan pantai pada akhir pekan ini karena Raja Salman dan keluarga kerajaan akan berlibur di kawasan tersebut selama tiga minggu.

Raja Salman akan membawa rombongan yang jumlahnya sekitar 1.000 orang. Mereka akan tiba di Nice Perancis pada akhir pekan ini dengan sejumlah pesawat Boeing 747 milik Saudi Arabian Airlines.

Rencana libuarn Raja Salman itu memicu pertentangan, terutama dari warga setempat yang menilai bahwa kawasan pantai merupakan milik masyarakat umum.

"Kita ingat bahwa zona alam ini adalah milik umum  yang harus tersedia untuk kepentingan semua, warga, wisatawan, warga Perancis, warga asing atau pelancong," kata petisi tersebut seperti dimuat BBC.

"Kami meminta negara untuk menjamin prinsip dasar kesetaraan semua warga negara di hadapan hukum," tutup petisi yang sama. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA