Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat anonim Amerika Serikat merujuk pada kesepakatan yang dibuat oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Turki Recep Tayyip dalam sebuah percakapan telepon pada Rabu (23/7).
Dengan diberikannya izin penggunaan pangkalan udara Incirlik itu, maka Amerika Serikat memiliki keuntungan secara geografis untuk memperluas kemampuan militernya dalam menyerang ISIS.
Belum ada keterangan resmi terkait hal tersebut baik dari Amerika Serikat maupun Turki.
Namun demikian juru bicara Gedung Putih Josh Earnest seperti dimuat
BBC menjelaskan bahwa Obama dan Ergogan telah sepakat untuk memperdalam kerjasama kedua negara dalam percakapan telepon tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: