Menurut keterangan dari Presiden Juan Manuel Santos, tentara bernama Letnan Cristian Moscoso dibebaskan dalam keadaan bebas dan kondisi baik.
Ia dibebaskan setelah diculik selama dua minggu saat berperang dengan FARC. Ia sempat terluka, namun tidak parah.
Pembebasan Moscoso tersebut merupakan awal yang baik dari perjanjian gencatan senjata selama satu bulan antara FARC dan Kolombia. Gencatan senjata itu sendiri baru dimulai hari ini (Senin, 20/7).
Tujuan dari gencatan senjata selama satu bulan itu adalah untuk menciptakan kondisi yang baik bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan akhir dan gencatan senjata permenen.
Sementara itu pemerintah Kolombia mengaku siap bekerjasama untuk mempercepat kesepakatan.
Seperti dimuat
Press TV, hubungan antara FARC dan pemerintah Kolombia kemudian akan dinilai selama empat bulan oleh masing-masing pihak untuk kemudian ditindaklanjuti.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: