Selain itu, sekitar 120 orang lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian itu. Bentrokan sengit di akhir pekan kemarin terjadi di distrik utara Aden Dar Saad.
Kelompok Houthi sendiri membantah telah melakukan serangan tersebut. Namun petugas medis di Yaman mengatakan bahwa penembakan itu berasam dari daerah yang dikuasai oleh pemberontak.
Aden diketahui merupakan kota yang baru berhasil direbut kembali oleh pasukan pro-pemerintah yang didukung oleh serangan udara koalisi pro-Arab. Kelompok pemberontah Houthi pun berupaya untuk bisa kembali merebut kekuasaan di kota tersebut.
BBC mengabarkan, direbutnya Aden merupakan kemunduran terbesar bagi Houthi sejak Maret lalu.
Merujuk pada catatan PBB, lebih dari 3.200 orang tewas dalam serangan yang terjadi antara pemerintah dan kelompok pemberontak Houthi sejak Maret lalu. Setengah di antaranya merupakan warga sipil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: