Menurut seorang sumber pejabat tinggi Amerika Serikat kepada
Reuters (Rabu, 1/7), diplomasi sembunyi-sembunyi itu dilakukan pasca Kuba memutuskan untuk mencairkan kebekuan hubungan dengan Amerika Serikat yang telah terjalin sejak beberapa dekade lalu.
Langkah perbaikan hubungan antara Amerika Serikat dan Venezuela dilakukan di tengah upaya Presiden Nicholas Maduro yang tengah berjuang untuk tetap menstabilkan perekonomian negara.
Maduro sendiri memulai langkah pertama perbaikan hubungan itu sejak bulan Maret tahun ini dengan meminta saluran komunikasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kementerian Luar Negeri.
"Kita melakukan pendekatan yang sangat hati-hati karena kita pernah mengalami keaadaan ini sebelumnya, tapi ada juga kekhawatiran Amerika Serikat bahwa hubungan tersebut bisa mencapai titik yang berbahaya," ujar pejabat tinggi tersebut.
Namun demikian, belum ada komentar resmi dari pihak Kementerian Luar Negeri, Presiden, ataupun Majelis Nasional Venezuela terkait hal tersebut.
Dialog sembunyi-sembunyi itu kabarnya berkembang menjadi upaya pembicaraan dua jalur untuk mencari solusi atas ketidaksepakatan kedua negara.
[mel]
BERITA TERKAIT: