"Dalam dua tahun terakhir kita melihat lebih banyak penyelundup Inggris," kata wakil jaksa pengadilan utama di Calais Julie Colaert kepada
BBC (Selasa, 23/6).
Ia menjelaskan bahwa para pelaku melakukan aksi penyelundupan dengan membawa migran melalui Calais untuk masuk ke wilayah Inggris.
Colaert menjelaskan bahwa dalam kelompok kriminal di masa lalu, para pelaku biasanya menyelundupkan migran di dalam truk.
Tapi saat ini ada pergeseran strategi, yakni para penyelundup biasa menggunakan mobil pribadi atau van untuk menyembunyikan migran. Hal itu dilakukan karena penggunaan mobil pribadi dinilai lebih kurang potensial untuk diperiksa. Umumnya, migran yang disembunyikan di dalam bagasi mobil.
Aksi penyelundupan itu sendiri dilakukan atas permintaan para migran yang hendak masuk ke wilayah Inggris tanpa dokumen resmi.
"Para migran membayar banyak uang (kepada pelaku) karena dijanjian jaminan untuk masuk ke Inggris," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: