Padahal para pengungsi itu baru hendak menyebrang ke Turki untuk menyelamatkan diri.
Dari seberang perbatasan, tentara Turki yang bersiga hanya mampu menyaksikan saat para militan ISIS yang membawa senjata berat memblokir perbatasan di Tal Abyad di mana ada sekitar 13 ribu warga sipil telah menyeberang selama sepuluh hari terakhir.
Sejumlah pria, wanita, dan anak-anak dicegat di bawah todongan senjata untuk tidak menyeberang ke Turki. Para pengungsi Suriah itu pun mau tak mau menghentikan langkahnya untuk ke Turki dan kembali ke negaranya yang berkonflik.
Daily Mail (Sabtu, 13/6) mengabarkan bahwa berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh kekuatan tempur utama Kurdi Suriah (YPG), ISIS telah menguasai kota Suluk yang berdekatan dengan Tal Abyad yang menjadi jalur perbatasan Suriah ke Turki.
Wilayah tersebut merupakan jalur strategis untuk perdagangan kelompok ekstrimis dengan cara menyelundupkan pejuang asing serta menjual minyak ke pasar gelap.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: