Pemerintah Tiongkok melalui kantor berita
Xinhua (Minggu, 14/6) mengkonfirmasi bahwa dari total 454 orang yang ikut dalam pelayaran, 442 di antaranya tewas.
Tiongkok juga meralat data sebelumnya yang menyebutkan ada 14 orang selamat. Korban selamat diketahui hanya berjumlah 12 orang. Di antara yang selamat adalah kapten kapal.
AFP memuatt, seluruh korban tewas sendiri telah berhasil diidentifikasi dengan tes DNA. Seluruh korban pun telah dikembalikan ke keluarga masing-masing. Dari total korban tewas, 426 di antaranya telah dikremasi sesuai dengan adat Tiongkok.
Diketahui kapal pesiar Bintang Timur tiba-tiba saja oleng dan tenggelam akibat diterjang badai saat berlayar pada 1 Juni lalu di Jianli, provinsi Hubei Tiongkok. Sebagian besar penumpang merupakan lansia yang tengah berlibur.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: