Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop seperti dimuat
Daily Mail (Rabu, 10/6).
Ia mengaku tak heran bila ISIS menggunakan racun kimia serupa sarin dan klorin dalam aksinya.
"Perekrutan teknisi terlatih termasuk dari barat menunjukan upaya lebih serius soal upaya yang lebih serius dalam pengembangan senjata kimia," kata Bishop.
"Kemungkinan untuk memiliki di antara puluhan orang yang direkrut memiliki keahlian teknis yang diperlukan untuk menyempurnakan bahan presekutor danmembangun senjata kimia," tambahnya.
Penggunaan klorin dalam bom buatan sendiri telah dilaporkan di beberapa bagian Irak dan Suriah dengan ditemukan mobil di pinggir jalan berisi tabung klorin.
Otoritas Kurdistan di Irak pada Maret lalu juga menemukan bahwa analisis sampel tanah dan pakaian menunjukkan bahwa ISIS menggunakan gas klorin dalam serangan bom mobil pada bulan Januari lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: