Kepala delegasi Jepang yang hadir dalam pertemuan itu Junichi Ihara menegaskan isu soal penculikan merupakan prioritas utama pembahasan bilateral itu. Menurutnya, kepala penyidik Korea Utara, So Tae-ha yang juga hadir dalam pertemuan menyampaikan informasi terbaru yang diperoleh dalam investigasi yang dilakukan.
Ihra menyebut, pihaknya mendesak So untuk sesegera mungkin memberikan laporan final investigasi tersebut.
Namun Ihra enggan menjelaskan lebih rinci soal apa saja yang dibahas dalam pertemuan yang digelar kedua negara selama dua hari itu.
Ia hanya menjelaskan bahwa kunjungannya bukan untuk mendapatkan laporan investigasi soal kasus penculikan itu, melainkan untuk memahami situasi yang ada saat ini.
Pertemuan tersebut digelar menyusul keputusan Korea pada Juli lalu untuk membangun komite khusus demi menyelidiki soal penculikan warga Jepang selama periode tersebut. Sebagai timbal baliknya, Jepang akan mengurangi sejumlah sanksi kepada Pyongyang.
Xinhua mengabarkan, Korea Utara gagal memberikan laporan awal soal investigasi pada September lalu kepada Jepang. Korea Utara kemudian mengundang delegasi Jepang ke Pyongyang untuk menjelaskan lebih lanjut soal isu tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: