
Pelaku penyerangan di Monumen Perang Nasional dan Parlemen Kanada, Michael Zehaf-Bibeau sempat merekam sebuah video sebelum melancarkan aksinya. Hal itu membuktikan motif di balik penyerangan yang menewaskan seorang tentara itu.
"Bukti persuasif menunjukkan bahwa serangan Michael Zehaf-Bibeau ini didorong oleh motif-motif ideologis dan politis," kata Komisaris Polisi Kanada (RCMP) Bob Paulson dalam sebuah pernyataan dikutip
Russia Today pada Selasa (27/10).
Namun Paulson tidak menjabarkan lebih jauh soal bagaimana polisi bisa mendapatkan video itu serta apa yang direkam dalam video tersebut. Ia hanya menyebut bahwa video tidak dapat dirilis saat ini karena analisa detil video masih dilakukan.
"RCMP masih melakukan analisis rinci dari video untuk mencar bukti dan intelijen. Harus dipahami bahwa kita tidak bisa merilis video saat ini dan saya meminta anda untuk bersabar dalam hal ini," sambungnya.
Diketahui, Zehaf melaukan penyerangan di monumen perang nasional di Ottawa ada Rabu pagi (22/10). Dalam insiden itu seorang tentara yang tengah berjaga tewas tertembak. Ia kemudian berlari ke gedung parlemen sebelum akhirnya ditembak mati.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: