"Penting dipahami bahwa apa yang terjadi dengan investigasi. Kami mencari pembangunan kepercayaan," katanya dalam sebuah wawncara seperti dikutip media Malaysia,
NST (Sabtu, 30/8).
"Rusia sangat tertarik untuk terlibat (dalam investigasi). Kami harap kami akan bisa menyelesaikan penyelidikan dan bekerjasama dengan mitra Belanda dan Malaysia yang telah kami jalin komunikasi subtansif sejak awal," sambung Ryabkov.
Karena itu ia menilai, dengan pengerahan penyelidik dengan kemampuan khusus yang paham soal tragedi udara serta menghindari isu politik akan membantu tim investigasi bekerja lebih baik.
"Itulah sebabnya Rusia bersikeras Sesuai ketentuan dimasukkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2166 yang memberikan dasar hukum untuk pekerjaan ini," sambungnya.
Perlu diketahui, penerbangan MH17 yang membawa total 289 orang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh di wilayah timur Ukraina. Pesawat itu diduga jatuh setelah terkena tembakan rudal, mengingat wilayah yang dilaluinya merupakan daerah konflik antara kelompok separatis dan pasukan pemerintah.
[mel]
BERITA TERKAIT: