Begitu kata wakil pimpinan Komite Olimpiade Nasional Korea Utara Son Kwang-ho. Ia menyebut, alasan utama pembatalan itu adalah karena adanya pandangan negatif soal regu sorak Korea Utara.
"Korea Selatan menyebut regu sorak bertujuan politik subversif membawa masalah," jelas Son dikutip
Korea Times (Jumat, 29/8).
Ia menceritakan, keputusan untuk tidak mengirim regu sorak disampaikan ke Korea Selatan dalam delegasinya mengunjungi Incheon pekan lalu.
Sebelumnya Korea Utara mengumumkan renacana untuk mengirim 350 anggota regu sorak ke ajang tersebut demi mendorong inisiatif baik memperbaiki hubungan kedua negara.
Namun dalam proses negosiasi berikutnya ditemukan sejumlah kendala seperti pandangan negatif serta masalah soal siapa yang akan membiayai regu sorak itu ketika berada di Korea Selatan.
Kendati demikian, Korea Utara tetap mengirimkan 273 atletnya untuk berkompetisi dalam Asian Games itu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: