Dalam sebuah artikel di surat kabar Rodong Sinmuun, sikap Amerika Serikat itu digambarkan sebagai bentuk terorisme yang disponsori oleh negara.
"Pergerakan bermusuhan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Korea Utara selama beberapa dekade terakhir tidak etis dan bentuk terorisme yang disponsori oleh negara," kata surat kabar tersebut dikutip media Korea Selatan
Yonhap (Rabu, 27/8).
"Amerika Serkat tidak pernah ingin meningkatkan hubungan dengan Korea Utara tetapi bekerja keras untuk menggulingkan dengan kekuatan senjata dan menunggu kesempatan melalui penundaan," sambung berita itu.
Diketahui, dalam perjalanan terakhirnya ke Asia, Kerry menyebut bahwa negaranya berupaya mencari cara untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara.
Korea Utara sendiri telah lama menyebut bahwa tindakan bermusuhan yang dilakukan oleh Amerika Serikat merupakan penyebab utama mengapa ketegangan militer terus berlangsung di Semenanjung Korea.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: