Keputusan itu dibuat menyusul pemungutan suara yang digelar selama sekitar 15 menit di Majelis Nasional Thailand. Sebanyak 197 anggota parlemen yang terdiri dari tokoh-tokoh besar militer dan polisi sepakat mendukung Prayuth maju sebagai perdana menteri.
Keputusan majelis itu, dikabarkan
BBC, akan segera dibawa ke hadapan Raja Bhumibol Adulyadej dengan harapan untuk disetujui.
Prayuth yang mengambil alih kekuasaan Thailand melalui kudeta tak berdarah 22 Mei lalu telah memimpin pemerintahan sementara negeri gajah putih itu hingga kabinet baru dapat terbentuk.
Ia dikabarkan akan pensiun dari militer pada September mendatang, namun ia tetap dipastikan mengepalai junta militer Thailand yang secara resmi dikenal dengan nama Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: