"Mulai besok, saya tidak lagi menjabat CEO," kata Azhar dalam konferensi pers (Selasa, 19/8).
Ia menyebut, selama ini pihaknya telah menerapkan sistem keamanan yang ketat di lokasi MRT dan konstruksi
"Saya telah melakukan yang terbaik, tapi saya jelas gagal dan karena itu saya akan menyerahkan tugas saya," jelas Azhar.
"Saya diberitahu bahwa beberapa langkah keamanan tidak diikuti oleh sub-kontraktor dan jika itu benar-benar terjadi, saya akan memastikan MRT Corp tidak akan pernah bekerja dengan mereka lagi," sambungnya dikutip
AsiaOne.
Kecelakaan konstruksi MRT diketahui terjadi di Kota Damansara dan menyebabkan tiga pekerjanya tewas seketika.
Kendati mengundurkan diri, namun Azhar memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan keadilan.
[mel]
BERITA TERKAIT: