Di antara para tersangka yang ditangkap, seperti dikabarkan
China Daily, adalah wakil kepala pusat salah satu perusahan yang mengeluarkan produk darah terbesar di China yang bernama Huang.
Ia mengaku bahwa pemaksaan itu terpaksa dilakukan karena pihaknya berada di bawah tekanan untuk mendapatkan lebih banyak donor darah menjelang akhir tahun.
Huang menyebut, ia menawarkan sekitar 50 yuan secara tunai kepada pedonor pertama di pusat donor darah.
Untuk memeriahkannya, jelas Huang, ia bersama-sama dengan beberapa temannya mengajak secara paksa siswa-siswa sekolah dasar dan menengah ke lokasi donor darah.
Setidkanya delapan siswa yang berusia antara 10 hingga 16 tahun dipaksa mendonorkan darahnya selama satu kali setiap bulan selama tujuh bulan. Setiap satu kali pendonoran ada sekitar 600 sentimeter kubik diambil dari setiap anak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: