Menurut laporna terbaru, aksi tersebut dilakukan di sebuah desa di Kocho, sekitar 45km dari Sinjar. Dalam laporan, disebutkan, ISIS memberikan pilihan kepada pada warga Yazidi itu apakah mereka ingin pindah agama, bila tidak, mereka akan menghadapi kematian.
BBC mengabarkan, pejabat Kurdi mengkonfirmasi serangan di Kocho itu.
"Mereka tiba dengan kendaraan dan mereka mulai membunuh pada sore hari," kata pejabat Kurdi bernama Hoshiyar Zebari.
Laporan itu membuat geram masyarakat internasional. Dewan Keamanan PBB bahkan mengeluarkan sanksi kepada para anggota ISIS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: