Menurut investigasi yang dilakukan para pakar dari Brazilian Air Force (FAB), kotak hitam dari pesawat Cessna 560XL yang jatuh Rabu lalu (13/8) tidak merekam catatan perjalanan itu. Seluruh rekaman audio dari kotak hitam yang dianalisa bukan berasal dari penerbangan yang dilakukan ketika pesawat jatuh.
"Audio sepanjang dua jam, yang merupakan kapastias rekaman maksimal dari perangkat, yang kita terima dan dibavliadi oleh teknisi bersertifikat, bukanlah penerbangan pada 13 Agustus lalu," kata juru bicara FAB, Pedro Luis Farcic dikutip
BBC (Sabtu, 16/8).
"Belum bisa menentukan tanggal dari rekaman audio CVR (Cockpit Voice Recorder) itu," sambungnya.
Selain FAB, para pakar dari Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Udara Brasil juga terlibat dalam investigasi. Mereka mencoba merekonstruksi file audio dari kotak hitam untuk menemukan petunjuk lebih soal apa yang sebenarnya dialami pesawat sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah dan menyebabkan Campos dan enam orang lainnya di dalam pesawat itu tewas seketika.
Dugaan sementara, pesawat itu jatuh karena cuaca buruk. Namun investgasi mendalam masih terus dilakukan untuk menemukan penyebab pasti.
Campos yang merupakan mantan Gubernur Pernambuco diketahui mengalami kecelakaan pesawat di wilayah pemukiman warga di Santos dalam perjalannya menuju kota Guaruja Rio de Janeiro. Ia merupakan salah satu capres yang akan bertarung dalam pemilu Brasil Oktober mendatang.
Partai pengusung Campos, Brazilian Socialist Party (PSB) sendiri belum menentukan pengganti Campos. Dalam konstitusi Brasil, partai memiliki waktu 10 hari untuk menentukan pengganti capres.
[mel]
BERITA TERKAIT: