Diketahui, badan pendanaan nengara, Khazanah Nasional yang memiliki hampir 70 persen saham maskapai itu mengumumkan untuk membeli seluruh saham yang tersisa pada akhir pekan kemarin sebelum melakukan perombakan total.
Keputusan itu diambil menyusul dua tragedi besar yang dialami oleh maskapai tersebut sepanjang tahun ini.
Tragedi pertama adalah menghilangnya pesawat penerbangan MH370 yang bertolak dari Kuala Lumpur menuju Beijing awal Maret lalu. Dalam tragedi itu sebanyak 239 orang masih belum dapat dipastikan nasibnya hingga saat ini.
Tragedi kedua adalah jatuhnya pesawat penerbangan MH17 di wilayah timur Ukraina pada akhir bulan kemarin. Dalam tragedi itu tak satupun dari total 298 orang dalam pesawat ditemukan dalam kondisi selamat.
"Khazanah telah mengendalikan penuh Malaysia Airlines selama ini. Dan selama ini Malaysia Airlines telah berlumuran darah. Jadi mengapa orang harus percaya bahwa dengan 100 persen kendali Khazanah, maskapai tidak akan terus mengalami kehilangan," tulis Mahathir dalam blognya seperti dikutip
Asia One (Selasa, 12/8).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: