"Anak-anak yang tidak memiliki klaim yang tepat dan keluarga dengan anak-anak yang tidak memiliki klaim yang tepat di beberapa titik akan dipemulangan ke negara asal mereka." kata Obama di hadapan Presiden Guatemala Otto Perez Molina, Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez, dan Presiden El Salvador Salvador Sanchez Ceren pada diskusi yang digelar pada Jumat (25/7).
"Kita semua mengakui bahwa kita berbagi tanggung jawab untuk menangani masalah ini," sambung Obama.
Diketahui sejak Oktober tahun lalu, lebih dari 500 ribu anak-anak tanpa pendamping bermigrasi ke Amerika Serikat.
Obama juga menyebut bahwa negara-negara Amerika Tengah menghadapi tantangan untuk melindungi masyarakatnya terutama anak-anak muda agar tidak melakukan perjalanan berbahaya dan beresiko.
"Kita harus mencegah masuknya terus anak-anak yang akan menempatkan diri mereka dalam risiko besar," katanya dikabarkan
BBC.
Menanggapi seruan Obama itu, Presiden Guatemala Otto Perez Molina menyebut negaranya menghadapi tekanan karena masalah kemiskinan yang ekstrim dan kurangnya kesempatan kerja. Hal itu menyebabkan tingkat migrasi meningkat.
"Ini adalah alasan yang nyata bagi imigrasi dan, sebagai negara, kita harus bekerja keras untuk memastikan Guatemala tidak melihat Amerika Serikat, melainkan menemukan kondisi hidup layak di Guatemala", tambahnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: