Hal itu dilakukan demi menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tak bertaggung jawab.
"Bila ada transaksi ilegal, kami akan tahu. Nomor kartu identitas para korban juga tersimpan di bank serta perusahaan asuransi, sehingga lebih mudah untuk memantau setiap aktivitas penipuan," kata sumber perbankan seperti dikabarkan
AsiaOne (Sabtu, 26/7).
Langkah tersebut diambil menyusul laporan bahwa lokasi kejadian sempat diganggu oleh sejumlah pihak yang mengambil barang pribadi para korban, termasuk perhiasan, telepon genggam, dan kartu kredit.
Asosiasi Perbankan Belanda sebelumnya menyebut bahwa bank akan mengambil langkah tambahan bila diperlukan untuk menghindari adanya peyalahgunaan kartu milik para korban.
Diketahui pesawat yang membawa total 298 orang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu jatuh di wilayah konflik di utara Ukraina pada Kamis (17/7) pekan lalu. Dalam tragedi itu tidak ditemukan seroang pun korban selamat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: