Hubungan Bilateral Rusia-Malaysia Tak Terganggu Oleh MH17

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 26 Juli 2014, 14:05 WIB
Hubungan Bilateral Rusia-Malaysia Tak Terganggu Oleh MH17
Liudmila G. Vorobyeva/Xinhua
rmol news logo Tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina pekan lalu dipastikan tidak mempengaruhi hubungan bilateral antara Malaysia dan Rusia.

"Saya sangat berharap tragedi ini tidak akan memberikan pengaruh dalam jangka panjang. Rusia memandang Malaysia sebagai mitra tradisional dan teman baik. Kami memahami bahwa orang-orang di Malaysia berduka atas tragedi mengerikan ini," kata duta besar Rusia bagi Malaysia,  Liudmila G. Vorobyeva (Jumat, 25/7).

Penegasan itu dikeluarkannya di tengah tudingan Amerika Serikat dan negara-negara Barat yang menyebut bahwa Rusia berada di balik jatuhnya pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur Kamis (17/7) lalu itu.

Jatuhnya pesawat yang tidak menyisakan korban selamat itu diduga terjadi karena terkena tembakan rudal di wilayah konflik antara kelompok pemberontak yang merupakan separatis pro-Rusia dengan pemerintah Ukraina.

"Ini sangat tidak mungkin pemberontak bisa melakukan ini," jelasnya dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.

"Tidak ada cara para pemberontak dapat mengoperasikan sistem semacam itu. Mereka tidak memiliki kompetensi maupun kualifikasi untuk melakukan itu," sambungnya.

Menanggapi tudingan negara-negara Barat terhadap Rusia, ia menyebut hal itu dapat terjawab dalam fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA