
Lebih dari 500 orang dari berbagai suku dan agama berkumpul di Akademi Malaysia Airlines untuk menggelar doa bersama bagi 298 orang yang tewas dalam tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 (Sabtu, 26/7).
Doa bersama antar-agama yang diorganisir oleh pihak maskapai itu juga dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta sanak saudara dari sejumlah korban tewas. Ada juga sejumlah perwakilan dari LSM yang berbagi solidaritas atas tragedi itu.
Dalam acara doa bersama yang dipandu oleh perwakilan dari asosiasi Muslim dan Malaysian Consultative Council of Buddhism, Christianity, Hinduism, Sikhism and Taoism (MCCBCHST) itu, Direktur Sumber Daya Manusia Malaysia Airlines Zaharah Zaid menyebut pihaknya akan melanjutkan upaya mengurangi kepedihan keluarga korban.
"Hari ini kita bersatu untuk memberikan penghormatan bagi mereka yang tewas dan keluarga serta teman-teman yang berduka," jelasnya seperti dikabarkan media setempat
NST.
Diketahui pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu jatuh diduga terkena tembakan rudal di wilayah konflik di timur Ukraina pada Kamis (17/7). Tidak ada satupun korban yang ditemukan selamat.
Jatuhnya MH17 menjadi tragedi terparah kedua yang dialami oleh Malaysia Airlines sepanjang tahun ini setelah sebelumnya penerbangan MH370 menghilang di tengah perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing awal Maret lalu [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: