Amankan Lokasi Jatuhnya MH17, Australia Kirimkan 100 Pasukan Tambahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 25 Juli 2014, 16:17 WIB
Amankan Lokasi Jatuhnya MH17, Australia Kirimkan 100 Pasukan Tambahan
tony abbott/net
rmol news logo Australia akan mengirimkan 100 personil polisi dan pasukan pertahanan ke Eropa untuk bergabung dengan pasukan keamanan internasional yang dipimpin oleh Belanda. Mereka akan segera bertugas mengamankan lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott menegaskan, personil dari Australian Federal Police (AFP) yang beberapa di antaranya akan dipersanjatai akan bergabung dangan 90 kontingen AFP lainnya yang telah berada di London untuk menanti persetujuan dari Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan parlemen Ukraina sebelum bisa masuk ke negara itu.

"Ini adalah misi kemanusiaan, dengan objektif yang jelas dan sederhana. Saya memperkirakan operasi ke Ukraina akan dikerahkan tidak lebih dari beberapa minggu ke depan," kata Abbott dikabarkan Reuters (Jumat, 25/7).

Diketahui, pesawat berjenis Boeing 777-200 yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur jatuh di dekat wilayah konflik Donetsk Ukraina pada Kamis pekan lalu (17/7). Jatuhnya pesawat yang mengangkut total 298 orang itu diduga karena terkena tembakan rudal. Namun belum jelas siapa pelaku penembakan.

Tidak ada korban selamat akibat kejadian itu. Dari seluruh korban, sebanyak 28 di antaranya merupakan warga negara Australia.

Sejumlah kabar menyebutkan bahwa lokasi jatuhnya pesawat kerap diganggu oleh kelompok pemberontak yang memang menguasai daerah itu.

Hal itu menyebabkan proses pencarian sejumlah jasad korban dan barang bukti lainnya sempat terhamabat. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US