Begitu kata Perdana Menteri Malaysia Najib Razak usai menandatangani buku belasungkawa di kediaman Duta Besar Belanda di Kuala Lumpur pada Kamis (24/7).
Pernyataan Najib itu sekaligus mengkonfirmasi pernyataannya awal pekan ini bahwa jasad para korban mungkin dapat dipulangkan sebelum Idul Fitri.
Najib menjelaskan bahwa jasad-jasad korban yang diterbangkan secara bertahap dari Ukraina ke Belanda itu masih perlu dilakukan identifikasi sebelum akhirnya dipulangkan untuk dimakamkan.
"Kami ingin jasad mereka dibawa dan kembali secepat mungkin," tegas Nadjib seperti dikabarkan media setempat
NST.
Jasad-jasad dari para korban jatuhnya pesawat yang tengah bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur pada Kamis pekan lalu (17/7) itu saat ini dikirimkan ke Belanda secara bertahap untuk dibawa ke barak militer Kaporaal van Oudheusden di Hilversum demi kepentingan identifikasi.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte sebelumnya menyebut bahwa proses identifikasi mungkin akan memerlukan waktu hingga hitungan bulan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: