Rusia Masih Bingung Mengapa Dituduh Terlibat Dalam Jatuhnya MH17

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 24 Juli 2014, 12:28 WIB
Rusia Masih Bingung Mengapa Dituduh Terlibat Dalam Jatuhnya MH17
net
rmol news logo Wakil Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Antonov mempertanyakan klaim-klaim yang kerap dilontarkan Amerika Serikat dan negara-negara Barat mengenai keterlibatan Rusia dalam jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina.

Menurutnya, Amerika Serikat sering mengklaim punya data intelejen dan tangkapan citra satelit bahwa penyebab jatuhnya MH17 adalah rudal yang ditembakkan dari wilayah pemberontak, namun tidak pernah ditunjukkan bukti-bukti tersebut.

"Dimana datanya? Kenapa tidak ditampilkan di publik? Apakah itu (data) masih di masak, bila saya bisa katakan begitu?" kata Antonov dalam sebuah pernyataan pada Kamis (24/7).

Antonov juga mempertanyakan soal tuduhan-tuduhan yang dilayangkan kepada Rusia sebagian besar didasarkan pada data yang tidak dapat diverifikasi yang diambil dari media sosial.

"Para pejabat intelijen AS menyebut beberapa foto yang diposting di jejaring sosial yang diduga menunjukkan peluncur rudal melintasi perbatasan antara Rusia dan Ukraina. Apa sebenarnya yang mereka bicarakan?" sambungnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah kecelakaan pesawat tersebut, pihaknya merilis data pemantauan yang berkaitan dengan kecelakaan. Berdasarkan informasi tersebut, kementerian mengembangkan sejumlah pertanyaan untuk Ukraina dan negara-negara lain yang menyalahkan Rusia atas tragedi itu.

Antonov mempertanyakan mengapa Amerika Serikat mengesampingkan kemungkinan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh militer Ukraina.

"Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah pakar AS siap untuk bertanggung jawab atas klaim mereka? Apakah mereka tahu di mana semua peluncur dikerahkan di Ukraina? Apa yang mereka katakan tentang data pemantauan yang disajikan oleh Rusia? Apakah mereka mengabaikannya hanya karena mereka tidak memiliki apapun untuk dikatakan?" tegasnya seperti dikabarkan Russia Today.[mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US