Broertjes sebelumnya diketahui menyebut bahwa Maria Putin yang tinggal di Belanda harus angkat kaki dari negara tersebut. Komentar tersebut dilontarkannya dalam sebuah siaran radio menyusul tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah timur Ukraina Kamis pekan lalu (17/7).
Dalam tragedi yang menewaskan hampir 200 warga negara Belanda itu, baik Ukraina, Amerika Serikat, serta negara-negara Barat lainnya menuding Rusia yang bertanggung jawab atas kejadian itu.
Namun, dikabarkan
Associated Press (Rabu, 23/7), Broertjes segera meminta maaf atas komentarnya tersebut. Ia mengaku komentarnya tidak bijaksana dan muncul dari perasaan tak berdaya.
Berbeda dengan ayahnya, dua puteri Putin yakni Maria dan Katerina berupaya menghidari sorotan media beberapa waktu terakhir. Maria sendiri diketahui tinggal bersama kekasihnya yang merupakan orang Belanda di Voorschoten, tak jauh dari Hilversum.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: