Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Ketua Komisi IV: PG Tersana Baru Milik Negara, Nggak Perlu Disegel

Laporan: | Kamis, 07 September 2017, 18:54 WIB
Ketua Komisi IV: PG Tersana Baru Milik Negara, Nggak Perlu Disegel

Edhy Prabowo/RMOL

Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan ke Pabrik Gula (PG) Tersana Baru milik anak perusahaan BUMN, PT Rajawali II di Kabupaten Cirebon, Kamis (7/09).

Ketua Komisi IV, Edhy Prabowo melakukan kunjungan tersebut untuk melihat 5.300 ton gula yang disegel Kementerian Perdagangan karena dinilai tidak memenuhi standar ICUMSA (International Commission For Uniform Methods of Sugar Analysis), yaitu maksimal 300.

Politisi Gerindra itu menyebut bahwa permasalahan penyegelan tersebut disebabkan karena komunikasi antara pemerintah dan BUMN yang buruk.

"Ini semua kan punya negara dan seharusnya yang gini-gini (penyegelan) nggak perlu terjadi, udah kaya musuh aja," ujarnya.

Sementara Direktur Utama PT. Rajawali II, Audry Jolly Lapian yang mendampingi menjelaskan bahwa mereka sudah menyanggupi akan melakukan reproduksi terhadap gula yang disegel.

"Reproduksi akan dilakukan pada empat pablik gula kami. Kalau dilakukan di sini 11 ribu ton waktunya akan lama, sehingga akan dibantu pabrik kami di Subang dan Jati Tujuh," jelas Audry.

Mendapat jawaban tersebut, Edhy meminta kepada Dirjen Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kemendag yang turut hadir untuk mencabut segel terhadap gula-gula tersebut.

"Nah kan sudah dilihat pola perbaikannya sudah ada, penyegelan ini bisa dicabut," tegasnya. [ian]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)