Kadinkes Papua Apresiasi Komitmen Komisi IX Benahi Faskes
| Senin, 07 Agustus 2017, 10:17 WIB

Komisi IX DPR mendorong pembangunan RS Vertikal di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Dengan adanya RS Vertikal, nantinya masyarakat Wamena tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke Jayapura untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak.
Komitmen Komisi IX ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giyai.
"Bahkan Komisi IX DPR RI telah mengultimatium jika pembangunan rumah sakit tersebut tidak sesuai dengan penganggaran maka DPR RI akan memotong anggaran untuk Kementerian Kesehatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giyai.
Sebelumnya, Komisi IX telah meminta Kemenkes untuk lebih dahulu mengajukan draf alokasi anggaran pembangunan rumah sakit Wamena untuk dilihat sebelum draf anggaran lainnya dimasukan.
"Bagi saya itu sudah luar biasa. Kalau sudah seperti ini, saya tidak jadi kepala Dinas Kesehatan Papua juga tidak apa-apa yang penting cita-cita saya ingin pembangunan rumah sakit vertikal di pegunungan Papua sudah terwujud," tutur Alaysius.
Ketua Tim Komisi X yang juga Wakil Ketua Komisi IX Syamsul Bachri menegaskan akan mengawal proses pembangunan RS Vertikal di Wamena. Hal itu dimaksudkan untuk menjamin penyediaan kesehatan bagi masyarakat Wamena yang kini masih memiliki keterbatasan jumlah rumah sakit sehingga tidak mampu menampung jumlah pasien yang ada.
"Kami dari Komisi IX DPR berjanji akan mengawal proses pembangunan RS Vertikal di Jayapura dalam RAPBN 2018. Kita mendorong pemerintah untuk mengutamakan pembangunan ini dalam rencana kerja prioritas pemerintah," terang Syamsul.
Dengan adanya penambahan rumah sakit dan fasilitas kesehatan diharapkan masyarakat Wamena bisa mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak sebagaimana yang banyak diharapkan masyarakat Papua pada umumnya. Pembangunan RS Vertikal pun direncakan akan dimulai pada tahun 2018 dengan kisaran anggaran sebesar 1,5 triliun.
[wid/***]