Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Pansus Berharap KPK Jangan Hanya Berani Merespon Lewat Media

Laporan: | Jumat, 04 Agustus 2017, 02:21 WIB
Pansus Berharap KPK Jangan Hanya Berani Merespon Lewat Media

Diskusi Pansus KPK/RMOL

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Anget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan pihaknya sudah menjalankan mekanisme transparasi melalui rapat-rapat yang dilakukan secara terbuka.

“Dari pertama saya ditunjuk menjadi ketua, saya selalu katakan Pansus Anget KPK tidak akan menutupi segala sesuatu, hal yang akan kita kerjakan yang sifatnya terbuka pasti kita beritahukan,” ungkap Agun saat diskusi di ruang Media Center DPR, Gedung Nusatara III, Senayan, Jakarta, Rabu (2/8)

Namun, dirinya sangat menyayangkan rendahnya aspek pemberitaan yang menyebabkan kebutuhan informasi publik untuk mengetahui secara detail menjadi kurang. Maka dari itu, Agun berharap informasi yang hari ini disampaikan Pansus Angket di media center DPR dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat dan segera mendapat respon positif dari KPK.

“Kami berharap KPK bisa terbuka, saling menghargai, saling menghormati kewenangan lembaga masing-masing. Jangan dilandasi itikad niat buruk untuk melemahkan atau menghancurkan,” kata Agun.
 
Politisi dari  Golkar itu menjelaskan, Pansus dibuat bukan berdasarkan satu kasus atau kepentingan partai, namun memang untuk melihat secara utuh bagaimana KPK menjalankan kewenangannya selama 15 tahun.
 
“Kita dibatasi waktu sampai 28 Sepetember, kita akan jalankan ini, KPK sudah banyak merspon pernyataan Pansus di media, kalau sudah seperti ini ke depan kita akan layangkan surat untuk duduk bersama membahas,” pungkas Agun.

Agun menegasakan, saat ini, Pansus Angket KPK masih terus mengumpulkan fakta dan bahan-bahan dari berbagai pihak termasuk kalangan pakar. Namun demikian, bahan yang dimiliki itu kata Agun masih menjadi bahan yang akan diklarifikasi dan akan dibahas langkah-langkah untuk melanjutkannya.[san]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)