Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Nasir Djamil: Polisi Sebaiknya Lumpuhkan Pelaku Teror

Laporan: | Sabtu, 01 Juli 2017, 18:50 WIB
Nasir Djamil: Polisi Sebaiknya Lumpuhkan Pelaku Teror

Nasir Djamil/Net

. Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam terhadap dua anggota polisi yang ditikam dengan pisau sangkur saat sedang melaksanakan salat Isya di masjid Faletehan, Jakarta, Jumat (30/6).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai kejadian tersebut memperlihatkan bahwa aksi-aksi kejahatan terhadap aparat Polri belum berhenti. Baik itu kejahatan yang dilakukan dari jaringan teroris tertentu atau aksi "lone wolf" yang dilatarbelakangi oleh motif tertentu.

"Apapun motifnya menyerang aparat polisi, apalagi sedang melakukan ibadah, adalah perbuatan keji dan biadab," kutuk Nasir dalam keterangannya, Sabtu (1/7).

Terkait tewasnya pelaku, Nasir Djamil mengakui bahwa aparat tentu terpaksa melakukannya. Karena dua anggota mereka ditikam, mereka pun menembaknya hingga tewas.

"Sulit dihindari. Tentu semua kita ingin pelakunya dilumpuhkan hidup-hidup sehinga akan terjawab motif dan siapa pelaku sebenarnya," ujarnya.

Namun dia mengharapkan kepada aparat Polri agar ke depan dalam menghadapi pelaku kejahatan yang diduga anggota kelompok teroris, ataupun "lone wolf" untuk bisa melumpuhkannya sesuai SOP.

"Apalagi jika pelakunya menggunakan senjata tajam berupa pisau atau tangan kosong," imbuhnya.

Lebih lanjut Nasir berpesan kepada pimpinan Polri untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengedepankan fungsi intelijennya guna bisa mendeteksi cepat orang-orang yang mencurigakan dan diperkirakan akan melakukan aksi kejahatan.

"Kejadian ini juga membuat program deradikalisasi harus dilakukan secara masif kepada kelompok-kelompok yang rentan disusupi jaringan terorisme," tambahnya. [rus]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)