DPR: Teror Terhadap Polisi Butuh Respon Cepat
Laporan: | Sabtu, 01 Juli 2017, 18:05 WIB

Teror demi teror yang ditujukan kepada personel polisi menjadi alarm pengingat bagi para personil Korps Bayangkara untuk lebih mawas diri agar bisa melindungi diri.
"Kejadian demi kejadian ini sudah barang tentu menuntut respons cepat dan tepat," kata Anggota Komisi III DPR, Muslim Ayub kepada wartawan, Sabtu (1/7).
Terlebih menurutnya, akhir-akhir ini penyerangan terhadap aparat kepolisian kerap terjadi. Tidak hanya di ibukota, penyerangan terhadap juga terjadi di daerah-daerah.
"Dari hari pertama sampai hari keenam Lebaran, polisi terus menerus diteror. 25 Juni 2017 di Medan, dua personel polisi diserang, satu polisi tewas. Sementara satu pelaku ditembak mati, dan pelaku lain masih ditahan kepolisian," urainya.
Kemudian, lanjut politisi PAN ini, penyerangan terhadap personel polisi juga terjadi di Dompu, NTB, pada 28 Juni 2017 lalu. Dimana seperti teror di London Bridge, pelaku menabrakkan mobil ke korban lalu menembakinya.
"Dan hari ini, dua personel Brimob di Jakarta setelah salat Isya diserang seorang pelaku. Satu polisi tewas, pelaku penyerangan juga mati ditembak," tukas Muslim.
[rus]