Penggiringan Opini Menyudutkan BPK Harus Ditentang
Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi | Senin, 29 Mei 2017, 08:54 WIB

. Kelalaian auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam melaksanakan tugas tidak semestinya lantas dianggap kesalahan secara kelembagaan. Karena itu, publik tidak perlu serta-merta menyudutkan BPK karena dua auditornya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kejadian OTT terhadap oknum auditor BPK yang lalai dalam menjalankan tugas oleh KPK tidak bisa serta-merta kemudian dijadikan sarana untuk menghukum BPK secara kelembagaan. Silakan KPK bekerja menuntaskan kasus OTT tersebut sesuai dengan kewenangannya," kata Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar, M. Misbakhun, di Jakarta, Minggu kemerin (28/5).
Ia percaya BPK tetap merupakan lembaga auditor yang sah dan kredibel, yang keberadannya juga diatur UU. Dan selama ini, mekanisme yang dibangun, sistem kerja dan tata kelola di lembaga yang mempunyai tugas sebagai supreme auditor keuangan negara itu sudah terbangun dengan baik.
Ia pun menegaskan, penggiringan opini yang menyudutkan BPK juga harus ditentang. Menurutnya, belakangan ini memang muncul berbagai komentar yang menyebut opini wajar tanpa pengecualian (WTP) hasil audit BPK bisa ditransaksikan.
Misbakhun menegaskan, opini hasil pemeriksaan BPK didasarkan pada audit atas program kerja dan kinerja keuangan kementerian/lembaga. Sehingga opini yang dihasilkan memang layak dan kredibel.
Meski demikian ia tidak menampik adanya kelemahan sebab bagaimanapun setiap sistem yang dibangun pasti tetap punya celah.
Karenanya pimpinan BPK segera melakukan evaluasi secara menyeluruh sekaligus mengingatkan seluruh pejabat dan pegawai di institusi auditor keuangan negara itu untuk menjaga muruah dan kehormatan lembaga.
Sebagai anggota Komisi DPR yang menjadi mitra kerja BPK, Misbakhunmengaku tahu betul upaya lembaga negara yang kini dipimpin Moermahadi Soerja Djanegara itu dalam meningkatkan kualitas para auditornya. BPK juga memiliki pola pelatihan terpadu, dan saat ini sedang membangun sistem audit berbasis teknologi informasi.
"Dukungan Ketua BPK kepada KPK menjadi bukti bahwa secara kelembagaan BPK serius membangun sistem yang kredibel dan jauh dari korupsi. Saya memberikan apresiasi atas langkah-langkah Ketua BPK tersebut," pungkasnya.​
[rus]