Program Destana Harus Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana
Laporan: Ruslan Tambak | Senin, 21 November 2016, 06:48 WIB

. Program Desa Tangguh Bencana (Destana) harus dapat membentuk masyarakat yang tangguh bencana, masyarakat yang mampu mengantisipasi, dan meminimalisir kekuatan yang merusak melalui adaptasi.
Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid saat memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR ke Escape Building Gampong Deah Glumpang, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Kamis lalu (17/11). Di tempat itu, tim berdialog dengan pemerintah kota beserta jajaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat setempat mengenai program Destana yang sedang berjalan di Banda Aceh.
"Masyarakat juga diharapkan mampu mengelola dan menjaga struktur dan fungsi dasar tertentu ketika terjadi bencana. Ditambah lagi dengan telah dibangunnya Escape Building ini pemerintah setempat dan masyarakat harus terlibat dalam pemeliharaan dan pemanfaatannya," jelas politisi Faksi Partai Gerindra itu.
Sodik menambahkan, pihaknya juga mendukung upaya pemeliharaan dan pemanfaatan Escape Building. Menurutnya, bila diperlukan ada regulasi bagaimana pemanfaatan bangunan itu di luar bencana.
"Misalnya tempat yang mempunyai pemandangan bagus dapat dijadikan daerah wisata atau tempat bermain anak-anak. Ini tampaknya perlu dipertimbangkan oleh daerah-daerah yang mempunyai Escape Building," ujarnya.
Sementara itu seperti dikabarkan Parlementaria, Anggota Komisi VIII Ledia Hanifa Amaliah mengingatkan pemerintah setempat dan pusat agar mengatur pendanaan program penanggulangan bencana.
"BPBD sudah ada di tingkat kota, cuma memang tidak ada tekanan dari pusat bahwa setiap kali pengesahan APBD minimal 1 persen untuk penanggulangan bencana, karena tidak realistis semua mengandalkan dari pusat," tegas politisi PKS itu.
Dengan adanya dana dari APBD sekitar 1 persen atau setara kurang lebih 100 juta pertahun, tambah anggota DPR dapil Jabar itu, diharapkan program penanggulangan bencana dapat berjalan lebih baik lagi, dengan keterlibatan pemerintah kota lebih intensif pula.
[rus]