Reses, Komisi III DPR Tak Akan Panggil Kapolri Besok
Laporan: | Senin, 07 November 2016, 16:58 WIB

Dua anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsyi dan Sufmi Dasco Ahmad menjanjikan pihaknya segera memanggil Kapolri Tito Karnavian terkait kasus penistaan agama dengan terlapor Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T. Purnama.
Pemanggilan untuk menjalankan fungsi pengawasan tersebut disampaikan keduanya ketika berorasi di hadapan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais, Imam Besar FPI Habib Rizieq, dan ribuan pendemo yang tergabung dalam Aksi Bela Islam II di jalan depan Komplek Parlemen dini hari (Sabtu, 5/11).
Selain meminta penjelasan Tito tentang perkembangan kasus dugaan penistaan agama, juga mengklarifikasi insiden yang menyebabkan 150 korban luka dan 1 meninggal dunia.
Namun, anggota Komisi III Fraksi PKS, Nasir Djamil menegaskan bahwa komisi hukum tak akan memanggil Jenderal Tito besok. Sebab DPR masih dalam masa reses. Masa dimana semua anggota DPR balik ke Dapilnya untuk menyerap aspirasi konstituennya.
"Saya pikir enggak. Karena ini memang reses, nanti dikomplain lagi sama masyarakat," tegasnya ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/11).
Tapi dia menekankan bahwa komisi hukum Senayan akan membicarakan terkait apakah mereka akan memasukan kasus Ahok dalam pembahasan di Panitia Kerja (Panja) Penegakan Hukum.
"Kita punya Panja Penegakkan hukum. Apakah Panja itu akan kita gunakan dalam mengawasi dugaan ini. Masih dirapatkan, mungkin dalam pekan ini, dalam dua atau tiga hari ini kita akan bicara," jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa sesungguhnya itu bukanlah sepenuhnya pemanggilan oleh Komisi III, namun merupakan permintaan langsung dari Kapolri agar mereka memanggilnya.
"Itu sebenarnya permintaan Kapolri, bagaimana kalau setelah reses, pada kesempatan pertama, beliau minta Komisi untuk mengundang Kapolri," imbuhnya.
Nasir bahkan tidak bisa menjamin apakah mereka bisa memanggil Kapolri pada kesempatan sidang pertama masa reses nanti.
"Sebenarnya mungkin untuk menjelaskan seperti itu, tapi ada kesempatan atau tidak ga tau juga," tutupnya.
[zul]