Ketua DPR Khawatir Demo 4 November Berujung Kerusuhan
Laporan: | Minggu, 30 Oktober 2016, 12:21 WIB
RMOL. Kalangan dewan khawatir Aksi Bela Islam II, yang berlangsung 4 November mendatang dijadikan alat oleh kelompok tertentu untuk membuat kegaduhan, bahkan sampai berujung kerusuhan.
"Saya takut ada ormas yang anggotanya diperalat oleh kelompok-kelompok tertentu dan masuk skema sebagai martir yang bertujuan membuat negara semakin tidak terkendali," kata Ketua DPR RI, Ade Komarudin dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Minggu (30/10).
Kekhawatiran Akom bukan tanpa alasan, sebab dia melihat di berbagai daerah sudah mulai ada gerakan-gerakan untuk menuntut Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses hukum karena diduga telah menistakan agama Islam.
"Situasi ini mulai mengkhawatirkan bila melihat sebaran demonstrasi masyarakat," ujarnya.
Oleh karena itu, Akom meminta kepada seluruh tokoh untuk menghindari pernyataan yang dapat menimbulkan gesekan atau ketegangan terkait ucapan kontroversial Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu.
"Pernyataan-pernyataan yang dapat memicu ketegangan di masyarakat harus dihindari. Sebaliknya, tokoh-tokoh politik harus memberikan pernyataan yang menciptakan kedamaian," kata dia.
Akom juga meminta kepada para pemimpin bangsa untuk ikut bertanggungjawab menjaga kedamaian dan memberikan ketenangan ditengah masyarakat yang sedang marah ini.
"Perlu kebijaksanaan dan perhatian sangat serius dari para pemimpin bangsa saat ini," tandasnya.
Untuk diketahui, rencananya tanggal 4 November 2016 hari Jumat seluruh umat Islam se-Indonesia akan menggelar aksi unjuk rasa terkait dengan penuntutan supaya Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijerat hukum karena diduga telah menistakan agama Islam.
[sam]