Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Taufik Kurniawan: Semangat Sumpah Pemuda Sangat Relevan Dengan Kondisi Sekarang

Laporan: | Jumat, 28 Oktober 2016, 11:41 WIB
Taufik Kurniawan: Semangat Sumpah Pemuda Sangat Relevan Dengan Kondisi Sekarang

Taufik Kurniawan/Net

88 tahun lalu, sekumpulan pemuda dengan idealisme yang sama, mengukir sejarah yang sekaligus menjadi tonggak kebangkitan nasional.

Mereka menyatukan visi tentang kebangsaan dan melahirkan Indonesia merdeka yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

"Mereka menggemakan tentang Satu Tanah Air, Tanah Air Indonesia, Satu Bangsa, Bangsa Indonesia dan Satu Bahasa, Bahasa Indonesia," ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10).

Gema persatuan dan kesatuan kala itu menurutnya begitu penting untuk menyatukan tekad dan semangat untuk melepaskan bangsa ini dari belenggu penjajahan dan ketertindasan, menuju Indonesia Merdeka.

"Karena mereka berada dalam satu persamaan dan nasib sehingga memunculkan tujuan yang sama," jelasnya.

Ia berharap semangat yang sama meski dalam kondisi berbeda, tetap digelorakan pemuda Indonesia dengan mengisi kemerdekaan untuk mensejahterakan, serta meneguhkan nasionalisme demi keutuhan NKRI, memberantas segala bentuk ancaman yang dapat mendegradasi generasi yang akan datang.

"Dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini seharusnya direspon dengan baik melalui pengejawantahan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang diwariskan oleh gema Sumpah Pemuda," tandasnya.

Apalagi, tambah dia, seperti diketahui bersama, bangsa ini sesungguhnya tengah dikepung oleh berbagai tantangan. Yakni mulai dari perilaku korupsi, penyalahgunaan narkoba serta ancaman terorisme. Ironisnya, ancaman-ancaman tersebut melibatkan generasi muda yang justru seharusnya memberi inspirasi, perubahan dan perbaikan untuk bangsanya.

"Karena itu, semangat Sumpah Pemuda sangatlah relevan dengan kondisi saat ini. Bukan hanya karena pemuda adalah harapan bangsa, sumber persatuan dan kesatuan, namun juga karena mereka tergolong riskan dan rawan terjerumus dalam perilaku yang mendegradasi nasionalisme itu sendiri," ucapnya.

"Sumpah Pemuda harus menunjukkan bahwa bangsa ini dipenuhi harapan besar untuk lebih maju dan berkembang seiring dengan potensi generasi muda yang dimilikinya," sambung Taufik.[wid]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)