PARLEMEN REMAJA
Sinta Pertanyakan Anggaran 20 Persen Pendidikan pada Ganjar Pranowo
Laporan: Dede Zaki Mubarok | Minggu, 24 Juli 2011, 08:51 WIB
RMOL. Acara Parlemen Remaja 2011, yang digelar Setjen DPR dan diikuti 132 pelajar SMA terbaik se-Indonesia, berlangsung cukup interaktif dan kritis. Banyak peserta yang bertanya kepada wakil rakyat tentang tugas dan fungsi DPR.
Misalnya saja salah seorang siswi SMA 6 Semarang, Sinta. Sinta mempertanyakan anggaran 20 persen untuk pendidikan yang masih belum menyentuh 13 juta rakyat miskin yang kesulitan menempuh pendidikannya.
"Kemana saja larinya anggaran 20 persen? Terus apakah pengawasan DPR sudah berjalan dengan baik?" tanya Sinta kepada Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo, dalam acara Parlemen Remaja, di Kopo, Puncak Bogor (23/7).
Ganjar menjawab, pengawasan tidak cukup sekali dilakukan oleh DPR. DPR bisa langsung mengecek ke sumbernya di lapangan.
"Misalnya angka 13 juta orang itu muncul dari LSM. Kita bisa memanggilnya ke DPR untuk menjelaskan data itu," kata Ganjar.
Kata Ganjar, hal yang bisa dilakukan untuk memantau anggaran 20 persen pendidikan yaitu dengan membuat Panja ataupun Pansus.
"Pertama
review anggaran yang diajukan kemudian merelokasi anggaran yang ada. Jika kinerja Kemendiknas buruk maka mempengaruhi prestasi Presiden. Jika banyak menteri yang tidak baik, Presiden bisa segera melakukan
reshuffle," jelas Ganjar.
Masih kata Ganjar, seharusnya anggaran 20 persen pendidikan ditingkatkan untuk pemberian beasiswa, dan bukan hanya untuk cetak buku dan alat sekolah.
[yan]