Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

DPR: Pemerintah Harus Konsisten Berikan Beasiswa bagi Pelajar

Laporan: Dede Zaki Mubarok | Selasa, 05 Juli 2011, 15:54 WIB
DPR: Pemerintah Harus Konsisten Berikan Beasiswa bagi Pelajar

taufik K/ist

RMOL. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan meminta Pemerintah konsisten memberikan beasiswa bagi para pelajar yang berprestasi sampai mereka dapat menuntaskan pendidikannya.

"Para pelajar harus dapat memilah informasi secara selektif dan positif khususnya yang dapat menunjang belajar. Apabila informasi mengandung fitnah jangan diambil," papar Taufik saat memberikan sambutannya kepada 250 pelajar berprestasi yang tergabung didalam Forum Pelajar Indonesia, di Ruang Operation Room, Gedung DPR, Senayan, Jakatya (Selasa, 5/7).

Melalui cara ini, tambahnya, era keterbukaan dan internet dapat memberikan manfaat kepada para pemuda sehingga mereka dapat lebih siap menerima tongkat estafeta kepemimpinan di masa mendatang.

"DPR menyambut positif launching Pelajar Parlemen Indonesia, kita akan  terus mendukung poin mana saja yang bisa dimanfaatkan oleh pelajar," lanjutnya.

Dia mengatakan, pada zaman pergerakan banyak tokoh-tokoh pergerakan atau politik berasal dari pelajar atau cendikiawan. "Mereka semua adalah pelajar karena itu kita yakin di era keterbukaan ini para pelajar sekalian dapat menjadi politisi yang matang," jelasnya.

Menurutnya, DPR sekarang telah menjadi penyeimbang sistem check and balances dari trias politika. Di era tertutup kita tidak mengetahui sepak terjang anggota dewan. Tapi sekarang ini, di era reformasi, setiap media massa dapat memberitakan tentang dewan dari sisi 'keseksian beritanya" artinya berita yang dapat menggigit opini publik yang dasyat biasanya berita mengenai pribadi sosok tokoh politisi.
"Posisi DPR sekarang ini sebagai penyangga demokrasi dimanapun didunia, demokrasi yang maju seperti Amerika Serikatpun, harus memiliki check and balances," jelasnya.

Sekarang ini, dunia informasi tidak terbatas, bahkan hanya lewat acount pribadi dan jejarings osial di dunia maya seperti, Twitter dan Facebook, kita dapat memantau perkembangan mengenai Amerika Serikat.

"Saat ini pengajar, maupun orang tua memiliki tugas yang berat dibandingkan era 1980 lalu. Dahulu acara atau tayangan televisi cuma satu saluran, sekarang melalui teknologi satelit kita bisa menyaksikan berbagai acara di belahan dunia," katanya.

Ditambahkannya, fungsi DPR yaitu legislasi, pengawasan dan anggaran. Harin ini (Selasa, 5/7), Paripurna DPR sedang membahas anggaran mulai dari nilai mata uang, inflasi dan sebagainya.

"Sekarang semua pejabat seperti bupati, walikota jangan memainkan uang rakyat tanpa disertai transparansi anggaran, kita optimis kedepan makin banyak orang yang memiliki kredibilitas dan transparan,"ujarnya.

Menyinggung maraknya kasus koruptor yang melibatkan anggota Dewan, Taufik menilai cepat atau lambat maupun sekecil apapun tindakan korupsinya harus segera ditindak dan dihukum apabila terbukti bersalah. "Saya yakin bila dahulu sudah ada KPK maka kasus sebesar BLBI tidak mungkin terjadi," tutupnya. [dem]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)