Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)

Palembang Siap Gelar Sidang Parlemen Islam

Laporan: Dede Zaki Mubarok | Senin, 21 Maret 2011, 22:03 WIB
Palembang Siap Gelar Sidang Parlemen Islam

marzuki alie

RMOL. Ketua DPR RI Marzukie Ali, menyatakan Palembang, sudah cukup siap menghadapi Sidang Sidang Parlementary Union of the OIC Member State (PUIC). Di Palembang sedang dibangun infrastrukur sarana olahraga dan penginapan untuk menghadapi Sea Games bulan November mendatang.

"Saat ini Palembang sendiri sedang membangun sarana olahraga dan perhotelan dalam rangka persiapan Sea Games November mendatang. Jadi untuk sidang PUIC Januari 2012 tentunya fasilitas yang tersedia sudah lebih dari cukup," kata Marzuki usai menerima Sekjen PUIC Mahmud Erol Kilic, di Palembang akhir pekan lalu.

Menurutnya, Palembang merupakan kota energi dan merupakan salah satu tempat yang baik untuk berinvestasi. Palembang pun termasuk kota yang stabil, dikarenakan masyarakat Palembang tidak terlalu suka berpolitik sehingga tidak terkena imbas politik.

Marzuki mengharapkan dari 51 Negara Anggota PUIC, setidaknya 80 persen bisa menghadiri perhelatan akbar. PUIC sendiri, kata dia, merupakan organisasi yang didirikan pada tanggal 17 Juni 1999 dan memiliki anggota sebanyak 51 parlemen dan 13 observer. Sekretariat Jenderal PUIC terletak di Teheran, Iran.

Adapun tujuan didirikan PUIC adalah mengenalkan dan menyebarkan ajaran Islam dengan kesadaran adanya perbedaan aspek dan peradaban Islam. Selain itu, meningkatkan dan mendukung pelaksanaan syariah Islam di seluruh Negara anggota OKI berdasarkan konstitusi dan kondisi setiap Negara anggotanya.

Tak kalah pentingnya adalah memajukan pertemuan dan dialog antar anggota parlemen OKI, pertukaran pengalaman keparlemenan, pembahasan masalah ekonomi, budaya, sosial.

Sementara, Ketua BKSAP Hidayat Nur Wahid, menyatakan, alasan memilih Palembang dalam rangka diversifikasi penyelenggaran event internasional serta memperkenalkan daerah lainnya di Indonesia. Tidak hanya DKI Jakarta, tetapi kota-kota di Indonesia juga dapat mengadakan event internasional.

"Harapannya masyarakat internasional atau PUIC mengenal Palembang," katanya saat mendampingi Sekjen PUIC Mahmud Erol Kilic dan stafnya meninjau fasilitas hotel di Palembang.   

Kata dia, salah satu alasan kenapa memilih Palembang, paparnya, berdasarkan sejarah hasil disertasi Prof Sumardi, Islam masuk ke Indonesia lewat Palembang melalui Khilafah Umaiyyah abad ke 8 Masehi atau Hijriah. "Dengan cara itu mereka tahu dan tertarik dengan Palembang, karena ini merupakan kota titik masuknya Islam di Indonesia," jelasnya.

Selain itu, banyak peninggalan Islam yang unik di Kota Palembang. Seperti masjid Agung Palembang dengan arsitekturnya, yang ternyata mampu mengadopsi budaya lokal setempat. [zul]
1xx

Kolom Komentar

Artikel Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)