
Gigi Hadid menanggapi protes yang ia terima usai menunjukÂkan dukungan terhadap PalÂestina. Model yang berdarah Palestina dari sang ayah, MoÂhamed Hadid ini mulanya meÂnyatakan bahwa konflik antara Israel dan Palestina bukan tenÂtang ras dan agama, melainkan perkara keserakahan. Kicauan Gigi itu diungkapkan usai membagikan potongan berita yang berisi soal masyarakat Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel di perbatasan Gaza, awal pekan ini.
Tak lama berselang, ia panen hujatan. Gigi dituduh meÂnyalahkan bangsa Yahudi di Israel dan mengisyaratkan serakah. Kritik itu pun langÂsung ditanggapi sang mantan kekasih Zayn Malik. Apalagi warganet menganggap model Victoria Secret ini hanya menÂdukung satu pihak.
"Saya tidak menyebut orang Yahudi tamak, tetapi siapa pun yang tidak bisa melihat ego mereka sendiri akan memelintÂirnya seperti itu," responsnya.
Ia lanjut memaparkan, "Yang saya katakan adalah, koeksisÂtensi (antara Palestina dan Israel, seperti mereka hidup dahulu) adalah hidup tanpa keserakahan. Itu saja yang saya harapkan. Saya tidak setuju dengan kekerasan dari sisi mana pun."
Meski telah memberi penÂjelasan, jawaban Gigi nyatanya masih memicu perdebatan. "KaÂlian akan melihat sisi apa pun yang kalian inginkan. Saya menÂjalani hidup, mencintai semua orang tanpa memandang agama atau ras," kicaunya. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.