"Saya merasa lelah. Saya perlu beristirahat dan melakukan hal yang berbeda, sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan. Saya tidak merasa kalau saya mengambil resiko, saya hanya mengambil alih kendali (atas hidup). Bagi saya, menyenangÂkan bisa memiliki waktu luang dan melakukan sesuatu yang berbeda," ungkap Imbruglia.
"Saya rasa kau telah meÂmasuki pola di dalam hidup di mana semuanya serba diatur. Saat orang bilang, 'Sekarang kau akan merekam album baru', kau melakukannya. Saya telah sampai ke tahap di mana saya tidak lagi menikmatinya," lanjutnya.
Memang Imbruglia melejit karena single Torn pada 1997. Sebelumnya ia dikenal seÂbagai pemain opera sabun di Australia.
Semenjak itu ia telah memiÂliki sederet hit. Namun, setelah empat album ia memutuskan vakum pada 2009. Selain itu, dia memang selalu memakan waktu minimal empat tahun dalam merilis album.
Ternyata, vakumnya ImÂbruglia bukan hanya karena bosan di dunia yang membÂesarkan namanya. Tapi ia juga kesal dituduh hanya bermodal tampang.
"Terlalu banyak perhatian terhadap penampilan saya. Saya melihat foto saya saat berusia 20-an, saya bisa meliÂhat kalau saya berusaha terlihat bahagia. Benar-benar membinÂgungkan saat orang selalu berÂtanya tentang penampilanmu," katanya.
"Asumsinya adalah, saya berada di posisi saya karena tampang. Tapi sekarang saya berusia 40 tahun. Saya tak akan meminta maaf karena penampiÂlan saya yang menarik."
Imbruglia baru saja merilis album barunya yang bertaÂjuk Male. Album tersebut berisi lagu-lagu daur ulang dari musisi-musisi pria terÂnama seperti Cannonball milik Damien Rice, hingga lagu terÂhebat Neil Young,
Only Love Can Break Your Heart. "Setelah bercerai saya banÂyak melakukan hal gila. Satu hal baik yang terjadi, kau menjadi tidak takut," tutup Imbruglia. ***