Fabioli de Oliviera, Heran Polisi Belum Bisa Tangkap Penyiram Air Keras

Jumat, 03 Juli 2015, 09:00 WIB
Fabioli de Oliviera, Heran Polisi Belum Bisa Tangkap Penyiram Air Keras
Fabioli de Oliviera, infotainment
rmol news logo Korban penyiraman air keras, Fabioli de Ol­iviera dan ibunya, Syuli Umboh kemarin kembali mendatangi Polsek Palm­erah, didampingi kuasa hukumnya, Rusdianto SH.

Kedatangan artis belia itu untuk menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkannya pada Januari 2015.

Menurut sang pengac­ara, polisi dalam hal ini Polsek Palmerah belum bekerja sacara maksimal, karena sampai sejauh ini tidak perkembangan signifikan.

"Kasus ini tak bergerak sama sekali. Saat ini dilanjutkan penyidikan hanya formalitas. Penyidik tak melakukan empati," ujar Rusdianto, kemarin. "Tak ada petunjuk baru, itu yang mencengangkan saya," tegas Rusdianto.

Pihak pesinetron Bunga Malam ini juga ke­cewa dengan alasan penyidik yang kesulitan mengembangkan kasus karena pelaku menutupi wajah. "Tapi ini kan bukan yang sulit karena ini terjadi di umum. Dan itu sudah disampaikan di rumah sakit," tutur Rusdianto.

Fabioli disiram air keras oleh seorang pria tak dikenal. Kejadian nahas itu terjadi di jalan setelah Fabioli pulang sekolah di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Ibunya Fabioli menduga bahwa motif di balik penyiraman dengan air keras yang menimpa pu­trinya adalah balas den­dam. Ia dengan yakin mengutarakan dugaan tersebut ketika tampil di salah satu acara talk­show. "Kayaknya ba­las dendam," kata Suli. Dia pun menceritakan alasan dari dugaannya tersebut. "Tiga min­ggu sebelum kejadian ada teman saya telepon saya. Bertanya seko­lah di mana, berangkat jam berapa, pulang jam berapa," tutur Suli.

Awalnya ia tidak curiga dengan pertanyaan terse­but karena orang tersebut adalah teman baiknya. "Nggak curiga karena te­man baik," kata Suli.

Ia pun telah mencoba menghubungi temannya tersebut namun tak ada jejak tersisa. "Sudah lost contact semua. Rumahnya dia sudah pindah. Tele­ponnya semua sudah nggak aktif," tambah Suli.

Ternyata, Suli memiliki sedikit masalah den­gan teman tersebut yang diakuinya sudah clear. "Nggak ada (masalah). Cuma ada salah bicara aja. Sudah nggak masalah itu. Hubungannya sudah baik," tandas Suli.

Suli sudah memberitahukan dugaannya tersebut kepada polisi namun bukti dinyatakan kurang kuat. "Sudah aku kasih tahu (ke pihak polisi). Buktinya tidak kuat. Nggak tahu di mana sekarang (teman tersebut). Sudah lima bulan ng­gak tahu di mana dia posisinya nggak ada yang tahu," kata Suli. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA