Pada pemotretan untuk iklan fashion yang dirilis Selasa (8/12), Givenchy ingin menonÂjolÂkan sisi dewasa seorang waÂnita sehingga pilihan pun jatuh pada Roberts. Namun bintang film
America’s Sweethearts dan
Pretty Woman ini tak mendapat bayaran sebanyak model-model lain.
Seperti dikutip dari
E! OnliÂne, Roberts dibayar sekitar 1 juta dolar AS atau senilai Rp 12,3 miliar yang mana diniÂlai kurang sepadan dengan statusÂnya sebagai selebriti dunia. NaÂmun, menurut seorang sumber, Roberts tak menandaÂtangani kontrak untuk mendaÂpatkan keuntungan materi.
Ia melakukannya untuk meÂrek fashion mewah dan karena pemotretan indah terseÂbut diÂlakukan oleh fotografer terbesar dan terbaik, Mert & Marcus (Merst Alas dan MarÂcus PigÂgott)†ujar sumber.
Selain itu, Givenchy tak meÂmiliki dana yang besar untuk membayar model seperti merek fashion lainnya, Dior. Givenchy juga tak membayar model unÂtuk hadir di acara mereka atau memberikan kompensasi pada selebriti yang mengeÂnakan produk mereka.
Sedangkan bagi Roberts, kepercayaan yang diberikan Creative Director Givenchy, Riccardo Tisci ini sangat meÂngeÂjutkan. Ia tidak menyangka sama sekali.
Saya sempat membahas soal ini dengan saudara perempuan saya di telepon, kita malah terÂtawa-tawa. Saudari saya mengÂgoda saya bagaimana bisa saya sekarang jadi supermodel. Umur saya sudah hampir 50 tahun!†ungkap Roberts.
Kesan pertama pemilik seÂnyum indah ini saat bertemu dengan Tisci ternyata jauh dari apa yang ia bayangkan. Itu yang membuat dirinya semakin terÂkejut heran.
Saya sangat gugup dan meÂngira akan bertemu dengan peÂrancang menggunakan jas dan dasi
chic. Ternyata, yang saya temui orangnya begitu tamÂpan dan tampil santai mengÂgunakan kemeja flannel dan boots. ReÂaksi saya cuma bisa, ‘Ini toh yang namanya RicÂcardo? Wah, dia manis sekali!’ Benar-benar di luar dugaan.†***