Selamat Idul Fitri

Kiki Amalia, Dicerai Markus Karena Matre?

Senin, 17 Desember 2012, 08:49 WIB
Kiki Amalia, Dicerai Markus Karena Matre?
Kiki Amalia
rmol news logo .Mungkin bukan matre tapi realistis. Kiki jarang pegang uang lagi sejak karier sepakbola Markus meredup...

Misteri kandasnya rumah tangga Kiki Amalia dan Markus Horison agak terang. Nampaknya mereka berselisih tajam seputar masalah ekonomi dan pekerjaan masing-masing. Bahkan disebut-sebut alasan Markus menggugat cerai karena Kiki matre. Tak tahan karena jarang dikasih uang lagi oleh sang kiper yang kariernya mulai me­redup. Masak sih? Yang jelas, pada dasarnya Kiki tak ingin dicerai oleh Markus.

“Kalau dari aku nggak ada apa-apa. Gugatan itu kan dari me­reka (Markus), bukan dari aku. Kalau aku sebetulnya nggak me­nginginkan itu (perceraian),” tu­tur Kiki saat dihubungi via te­lepon, Jumat (14/12).

“Aku jujur malah nggak tahu kalau aku digugat. Aku nggak di­kasih tahu sebelumnya. Ma­lahan aku tahunya dari infotain­ment,” sambung bintang film Mas Suka Masukin Aja dan Tra­gedi Pe­nerbangan 574 ini.

Sayangnya, Kiki eng­gan ber­bicara lebih jauh mengenai pra­hara rumah tang­ganya itu. “Maaf ya, aku nggak bisa bicara banyak dulu. Biar pe­ngacaraku yang ka­sih pen­jelasan saat sidang nanti. Intinya ka­lau dari aku nggak ada apa-apa, ma­kasih ya,” ujar Kiki mengakhiri percakapan.

 Pernyataan lebih tegas datang dari Umi Nung, guru spiritual Kiki. Dia bilang, Kiki disebut Mar­kus dan pihak lainnya se­bagai perempuan materialistis.

“Dia (Kiki Amalia) dibilang matre dan Umi tidak terima. Ke­napa Umi nggak terima, kare­na Umi tahu betul, walau Kiki nggak keluar dari rahim Umi, tapi sudah seperti anak Umi,” kata Umi.

Menurut dia, jika Kiki memang materialistis, tentu tidak memilih Markus yang hanya pesepakbola.

“Sekarang Markus nggak ada kerjaan, tapi baginya itu tak ma­salah. Kalau Kiki matre nggak da­pat Markus. Dapat pejabat yang duitnya nggak berseri,” sindirnya.

Umi menganggap Kiki telah difitnah. Dia merasa kasihan Kiki selalu disudutkan sebagai biang masalah.

“Kiki itu bukan anak manja, bu­­kan anak yang morotin. Jangan yang nggak ada diada-adain, itu namanya fitnah. Kasihan Kiki, dia kaget digugat cerai. Nangis-nangis terus dia,” tandasnya.

Saat ini, kata sang guru, Ki­ki dan Markus sudah tidak tinggal dalam satu atap. “Seka­rang Kiki tinggal di apartemen bersama anak dan ibunya. Kalau Markus tinggal di Medan,” bebernya.

Seperti Kiki, Markus juga be­lum mau banyak bicara. Dia me­nyatakan semua urusan perce­raian itu sudah diserahkan kepa­da pengacara.

“Kita sama-sama (saling) gu­gat. Nggak ada kecocokan aja,” ucap Markus singkat via telepon.

Pengacara Markus, Sangap Surbakti, membantah Markus pernah menuding Kiki sebagai cewek matre. “Nggak, nggak pernah ngomong seperti yang dituduhkan. Mungkin orang ter­dekat Kiki dengernya dari ping­gir jalan kali,” elaknya.

Kata Sanggap, hal yang wajar saat kasus perceraian bergulir ba­nyak kabar tak sedap dari orang sekitar. Yang jelas, saat ini Markus hanya ingin fokus kepa­da per­ce­raiannya dengan Kiki.

“Nggak ada kayak gitu. Ini kita jalanin saja dulu,” jelas Sangap.

Perihal gugatan cerai, diyakini Sangap prosesnya bakal tidak ber­jalan mulus. Pasalnya, Kiki menahan buku nikahnya dengan Markus tanpa alasan yang jelas. Kiki seperti hendak mengulur-ngulur waktu.

“Iya dia (Markus) keukeuh ce­rai. Tapi Kiki Amalia me­nahan buku nikahnya dengan Markus. Ini kan menghambat. Saya kesal karena Kiki malah bersikap seperti itu,” tutur Sangap. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA