Selama berkiprah sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Elnusa Tbk, Hera diketahui banyak melakukan gebrakan terkait pembenahan di perusahaan jasa energi terintegrasi di Indonesia yang merupakan anak usaha PT Pertamina Hulu Energi di bawah Subholding Upstream Pertamina.
Hera mengaku sudah dulu resmi mengundurkan diri dari PT Elnusa Tbk sebelum bergabung dengan Danantara.
“Iya saya pindah ke Danantara,” kata Hera kepada
RMOL, Senin 24 Agustus 2026.
Surat pengunduran diri Hera telah diterima PT Elnusa Tbk pada 20 Agustus 2026. Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berikutnya.
"Bersama ini kami informasikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Hera Handayani dari jabatan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum perseroan,” tulis manajemen PT Elnusa Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 24 Agustus 2024.
Hera sebelumnya ditunjuk sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Elnusa Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 6 Juni 2023. Dia kemudian dikukuhkan kembali dalam susunan kepengurusan perseroan hasil RUPS pada Januari 2024.
Sebelum bergabung dengan Elnusa, Hera mengawali karier sebagai konsultan bisnis di sektor minyak dan gas pada Arthur Andersen Business Consulting dan Ernst & Young pada 1998-2004.
Kariernya kemudian berlanjut di dunia akademis. Hera tercatat pernah menjadi pengajar di Universitas Indonesia (UI) serta menjabat Direktur Pengembangan LETMI ITB.
Hera juga pernah menduduki posisi Direktur dan Komisaris di PT Quant Capital Investama hingga 2023.
Sementara di Elnusa, Hera meniti karier melalui sejumlah posisi strategis. Dia pernah menjabat sebagai Project Management Officer, Quality Management Senior Manager, hingga Vice President Corporate Strategic Planning, Business Development, & Marketing sebelum dipercaya menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum.
BERITA TERKAIT: